30 Agu 2016

PERJALANAN Q



2014

 Agustus, Kini aku telah lulus SMK. Hari-hariku yang biasa sekolah, kini telah berubah. Dulu pakai seragam sekarang pakai baju muslim. Pekerjaan di rumah, di tempat kerja menantiku selalu. Tenagaku dibutuhkan, terkadang rasa lelah di sore hari sering aku keluhkan.Teman baru, Suasana baru, Lingkungan baru, itu semua mengalahkan rasa lelahku. Aku bangga terhadap perubahan ini, perubahan yang membuatku dewasa dan tahu makna hidup yang sebenarnya. Sekarang aku punya mimpi dan pasti akan kuperjuangkan untuk jadi nyata.Sekarang aku punya tujuan.
                Nyatanya berlainan, tujuan yang telah kurangkai  semuanya harus kulebur. Diakhir tahun tepatnya Bulan Desember 2014, aku harus kehilanagan pekerjaanku, karena kebijakan kampus telah menetapkan kantin harus ditutup dan akan dijadikan ruang kelas. Sedih rasanya meninggalkan tempat yang sudah kurasa nyaman, ada banyak kebahagiaan, canda tawa, pengalaman yang berharga serta orang’’ yang istimewa. Kisah yang terukir selama 3 bulan disana adalah hal dan masa terindah yang pernah ku dapatkan. Tapi aku sadar, mungkin sudah takdirnya dan tidak ada yang perlu disesali. Saatnya melangkah menemukan sesuatu yang baru karena hidup butuh perubahan untuk menjadi lebih baik. Semangat !!!

2015
 Kesana-kemari aku mencari kerja, agar bisa mengumpulkan uang untuk kuliah. Yah banyak pengalaman lucu, pahit, asin, memalukan juga karena sempat kerja Cuma 2 hari keluar, kerja 3 Minggu keluar. Sampai akhirnya di akhir bulan Februari, aku memilih tawaran kerja di Jogja tepatnya daerah Gamping.

Sesuai dengan motto kerjaku “MENCARI PENGALAMAN” hehee,, aku tak pernah pusing dengan urusan uang gaji, yang penting seberapa banyak pengalaman yang kudapat. Karena pengalaman adalah guru terbaik, sedangkan uang itu bagian dari rezeki, dan masih banyak rejeki lain yang sangat aku syukuri dan aku tidak merasa kekurangan walau uangku sedikit.

Tempat kerja yang sekarang ini Jual + Sewa scaffolding. Baru 1 bulan di jogja, aku di pindah ke cabang toko yang ada di jakarta. Padahal baru saja aku menikmati suasana jogja, tapi aku senang karena sempat jalan-jalan ke malioboro bareng 3 temanku yang asli orang jogja. Berangkatnya naik taksi, tiap orang bayarnya 20ribu.. Asyik sekali dan sungguh ini pengalaman yang belum pernah ku dapatkan.

Awal April, hari pertamaku menginjakkan kaki di kota tangerang. Pagi jam 03.00 bus yang ku naiki sampai di stasiun Poris. Setelah di rumah, ternyata aku disediakan mes di tangerang, lalu untuk kerjanya di Pesing, jakarta. Alhamdulillah, pengalaman-pengalaman terus mengalir. Setiap berangkat dan pulang kerja, aku naik KRL Stasiun Poris – Pesing. Cukup melelahkan juga aku harus jalan kaki menuju stasiunnya.

Ku goreskan banyak cerita selama di tangerang & Jakarta, mulai dari petualangan ke Cibubur menemui temanku, dengan modal nekad tanya kesana- kemari, naik kopaja, angkot sampai juga di Perumahan Raffles Hill, Cibubur. Di bulan puasanya aku mengikuti buka bersama di Kota Tua, serta jalan-jalan ke Jatinegara. Tapi saat mudik lebaran pun tiba, aku jelaskan pada semua bahwa  aku  berhenti bekerja.

 Malam idul fitri aku tersadar dan teringat pada keingin yang belum terwujud. Bahwa aku telah melupakan keinginanku untuk kuliah. Entah apa yang membuatku tak bersemangat lagi memikirkan cara agar aku bisa kuliah. Semakin lama berfikir semakin aku mengerti dan aku tidak menginginkannya lagi.

Semua yang pernah ku lakukan tidak akan terulang lagi karena mulai sekarang dan seterusnya, mulai dari 0, di hatiku sungguh aku ingin hijrah...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar